HomePortalGalleryFAQMemberlistUsergroupsSearchRegisterLog in

Share | 
 

 Besok Kan Bisa....

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
broery
Admin Site
Admin Site


Male
Number of posts : 456
Age : 47
Location : JAKARTA
Mig33 ID : broery
Room : BANDUNG
Points : 80
Registration date : 2008-02-26

PostSubject: Besok Kan Bisa....   Thu 13 Nov 2008, 7:22 pm

Hiduplah seorang anak dalam keluarga yang harmonis. Seperti umumnya anak-anak yang lain, dia menganggap kebersamaan dengan keluarganya adalah sesuatu yang wajar saja. Dia terus bermain, mengusili adik-kakaknya, membuat masalah bagi orang lain. Ketika ia menyadari kesalahannya dan mau minta maaf, dia selalu berpikir, "Tidak apa-apa. Besok kan bisa."

Ketika agak besar, sekolah sangat menyenangkan baginya. Dia belajar, mendapat teman, dan sangat gembira. Semua begitu saja dijalaninya, dia anggap semua sudah sewajarnya. Suatu hari, dia berkelahi dengan teman baiknya. Walaupun dia tahu itu salah, tapi dia tidak mengambil inisiatif untuk berbaikan dengan temannya, "Biar saja. Besok kan bisa."

Ketika dia menginjak dewasa, dia masih sering melihat teman lamanya, tapi mereka tidak pernah saling tegur. Itu bukan masalah karena dia masih punya banyak teman lain. Dia dan teman-teman barunya melakukan segala sesuatu bersama-sama, bermain, mengerjakan PR, dan jalan-jalan. Ya, mereka semua adalah teman-temannya yang paling baik.

Setelah lulus, kerja membuatnya sibuk. Dia begitu sibuk mengejar karier agar dipromosikan dalam waktu sesingkat mungkin. Tentu, dia rindu juga untuk bertemu teman-temannya, namun dia tidak pernah lagi menghubungi mereka, bahkan lewat telepon. Ini tidak terlalu mengganggunya karena dia punya banyak teman sekerja yang selalu mau diajak keluar. Dia selalu berkata, "Ah, belum sempat. Besok kan bisa."

Waktu berlalu. Dia bertemu seorang cewek yang jelita dan baik hati. Cewek ini kemudian bersedia dipinangnya. Setelah menikah dan punya anak, dia bekerja lebih keras agar dalam membahagiakan keluarganya. Karena kesibukannya, dia tidak pernah lagi membeli bunga untuk istrinya, ataupun mengingat hari ulang tahun istrinya dan hari pernikahan mereka. Itu tidak jadi masalah karena istrinya penuh pengertian dan tidak pernah menyalahkannya.

Kadang-kadang dia merasa bersalah juga dan ingin mengatakan kepada istrinya, "Aku sayang kamu," tapi dia tidak pernah melakukannya. Pikirnya, "Nggak buru-buru kok. Besok kan bisa."

Dia tidak pernah sempat datang ke pesta ulang tahun anak-anaknya, tetapi dia tidak tahu ini akan berpengaruh pada anak-anaknya. Anak-anak mulai menjauhinya dan tidak pernah benar-benar melewatkan waktu dengan ayahnya.

Suatu hari, kemalangan datang, istrinya tewas dalam kecelakaan. Ketika kejadian itu terjadi, dia sedang rapat. Dia tidak sadar bahwa itu kecelakaan yang fatal, dia baru datang saat istrinya akan dijemput maut. Sebelum ia sempat berkata, "Aku sayang kamu," istrinya keburu meninggal. Laki-laki itu remuk hatinya dan mencoba menghibur diri melalui anak-anaknya sepeninggal sang istri.

Dia baru sadar bahwa anak-anaknya enggan berkomunikasi dengannya. Segera, anak-anaknya dewasa dan membangun keluarga masing-masing. Tidak ada yang peduli dengan orang tua ini, yang pada masa lalunya jarang meluangkan waktunya untuk mereka.

Saat mulai renta, dia pindah ke rumah jompo yang terbaik. Dia menggunakan uang yang semula disimpannya untuk perayaan ulang tahun pernikahan emasnya. Sejak itu hanya ada orang-orang jompo lain dan perawat di sekitarnya. Kini dia merasa sangat kesepian, suatu perasaan yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya!

Duuuh... Saat dia akan meninggal, dia memanggil
seorang perawat dan mengatakan, "Andai saja aku menyadari semua ini dari dulu...." Perlahan ia menghembuskan napas terakhirnya, dia meninggal dengan linangan air mata di pipinya.




NOTE :

Ehm...,
waktu itu tidak pernah berhenti. Anda terus berlari dan berlari,
sebelum benar-benar menyadari bahwa Anda ternyata telah berlari terlalu jauh.

Jika Anda kangen dengan suara teman, angkat telepon segera. Terakhir, tapi ini yang paling penting, jika Anda merasa ingin bilang kepada seseorang bahwa Anda menyayanginya, jangan tunda sampai besok. Jika Anda selalu berpikir bahwa "besok kan bisa", besok itu tak akan pernah tiba! Sampai suatu hari Anda sadari bahwa mungkin segala sesuatunya sudah terlambat.

_________________






Last edited by broery on Sun 11 Jan 2009, 3:50 pm; edited 1 time in total
Back to top Go down
View user profile http://broery07.multiply.com
p__man___
Star Of The Month
Star Of The Month


Male
Number of posts : 108
Age : 30
Location : bandung
Mig33 ID : p__man___
Room : bandung dan sekitarnya
Points : 0
Registration date : 2008-11-05

PostSubject: Re: Besok Kan Bisa....   Wed 10 Dec 2008, 12:59 am

sumpah maca artikel ini langsung pngn sms c'bebeb...

hags hags...
Back to top Go down
View user profile
 
Besok Kan Bisa....
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» menjawab pertanyaan tentang apakah ikan air laut bisa di transisi menjadi air tawar???
» Memilih Dan Memberi pakan ikan hias laut
» 10 keunikan ikan koi
» Jenis-jenis Ikan Predator yang biasa dipelihara
» JENIS JENIS PENYAKIT PADA AROWANA

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
MIG33 BANDUNG COMMUNITY :: Entertainment (HIBURAN) :: Kalimat Bermakna-
Jump to: